Spoiler Noblesse 509 Bahasa Indonesia


Aura dari kekuatan Crombell menyebar di sekitar lab Union. Kedua Tetua Baik Penatua Pertama dan Ketiga menyadari bahwa Kekuatan Crombell sama seperti kekuatan Frankenstein, dasyatnya aura kekuatan Crombell membuat lingkungan disekitarnya rusak parah. Kekuatan Crombell dan Frankenstein memang hampir sama tapi memiliki perbedaan yang signifikan.





Disatu sisi Kekuatan Frankenstein tidak dapat dikontrol, tetapi disisi lain Crombell mengendalikan kekuatannya dalam kendali penuh.
Crombell meluncurkan Serangan gelapnya yang mengakibatkan hancurnya seluruh bangunan tempat lab Tetua Pertama.
Tetua Ketiga menanyakan tindakan Crombell: "Dr. Crombell. Apakah kau berniat mengkhianati Union?"

Crombell agak terkejut dengan sebutan "pengkhianat" karena dia tahu bahwa kedua Tetua Pertama dan Ketiga berencana untuk menghapus semua Tetua yang tersisa setelah mereka memperoleh kekuatan yang cukup. Cepat atau lambat Tetua Pertama dan Ketiga akan menghapus ujung yang telah lepas demi memiliki kendali penuh atas Union.

Kenyataan bahwa Tetua Ketiga menanyakan pertanyaan seperti itu berarti para Tetua Unian berada dalam kondisi  yang rapuh. Tetua Ketiga merasa tersinggung dengan ucapan Crombell dan dia pun mengeluarkan semua kekuatannya. tanpa dibantu kekuatan yang mumpuni dia menyerang si Crombell




Namun Sayang, Tetua Ketiga dikalahkan hanya dalam beberapa menit saja ketika Crombell pergi dengan kekuatan gelap yang menutupi dadanya. Tetua Ketiga yang hanya menjadi budak Tetua Pertama itu  bahkan tidak memiliki transformasi apalagi kekuatan batu darah yang bisa meningkatkan kekuatanya.
Tetua Pertama mencoba meminta Tetua Ketiga untuk pergi meninggalkan arena Pertempurannya melawan Crombell. Tetua Ketiga tidak mau menuruti permintaan itu karena dia tahu bahwa Tetua Pertama tidak dapat menggunakan kekuatan penuhnya karena efek samping yang dideritanya dari pertarungan sebelumnya melawan Frankenstein.


Tetua Pertama kemudian bertanya perihal kekuatannya itu. Crombell menjelaskan bahwa dia mempelajari catatan yang dia dan Union temukan dalam reruntuhan kuno. Catatan itu tidak lengkap sehingga Crombell harus melakukan banyak penelitian untuk menemukan cara untuk mendapatkan kekuatannya.


Tetua Pertama menyadari bahwa Crombell menggunakan data milik Frankenstein untuk mendapatkan kekuatan itu. Jadi tidak mengherankan bahwa aura Crombell menyerupai Frankenstein.
Tetua Pertama marah karena kekuatan seperti itu akan membutuhkan lebih banyak nyawa lagi.
Crombell terkejut ketika ia mendengar Tetua Pertama berbicara tentang pengorbanan yang diperlukan untuk kekuatan itu. Tapi kemudian dia pikir itu tidak mengejutkan bagi Tetua Pertama untuk mengetahui tentang kekuatan ini karena Tetua Pertama tahu segalanya dalam Union.

Crombell baru-baru ini telah melihat arsip sejarah milik Union (dengan izin Tetua pertama tentunya). Dalam arsip disebutkan bahwa butuh waktu yang lama bagi Union melakukan penelitian untuk mendapatkan kekuatan Kegelapan tetapi sayangnya harus penelitian itu harus dihentikan karena banyaknya pengorbanan yang dibutuhkan. Langkah yang sangat bodoh menurut Crombell.

Crombell jelas bisa memahaminya dan bahkan mengerti mengapa Union menghentikan penelitian itu karena itu dia tau senjata seperti Armageddon dinilai lebih efektif dan sesuatu yang dibuat secara instan untuk meningkatkan kekuatan mereka. Tapi tetap saja itu adalah langkah bodoh yang dilakukan Union untuk menghentikan penelitian dari kekuatan gelap.

Manusia saling membunuh demi keuntungan kecil. Apalagi untuk kekuatan besar seperti itu. Crombell mengorbankan sejumlah kecil orang pada satu masa. Dan Dia melanjutkannya  untuk waktu yang lebih lama. Praktek mengorbankan angka kecil ini disinyalir agar dapat menghindari kecurigaan orang lain, oleh sebab itu Crombell berhasil.

Tetua Pertama menyebut Crombell sebagai orang gila karena hanya demi kekuatan itu dia rela mengorbankan begitu banyak nyawa. Itu adalah sebuah pernyataan yang menurut Crombell lucu. Dia menerima bahwa dia memang gila tapi bagaimana dengan Tetua Pertama sendiri?

Union juga telah melakukan hal yang sama yaitu mengorbankan banyak nyawa hanya untuk memetakan kekuatan mereka.sehingga Crombell balik bertanya pada Tetua Pertama apakah dia juga gila? Ataukah Tetua Pertama akan menjadi orang yang munafik dengan mengatakan bahwa ia melakukan pengorbanan tersebut untuk kebaikan umat manusia?

Tidak peduli apapun keadaannya telah waktu Tetua Pertama mati telah tiba.



Tetua Pertama bertanya bagaimana Crombell akan menguasai Union. Crombell tertawa dan mecoba membersihkan kesalahpahaman Tetua Pertama dan dia tidak berencana untuk menguasai Union! Dia hanya ingin menghapus Union!

Jawaban itu membuat para Tetua tersebut shock. Crombell menjelaskan secara rinci bahwa ia berencana untuk menghapus umat manusia bersama dengan "Dewa" mereka (mengacu pada bangsawan / manusia serigala).

Crombell akan memulai Era baru dengan dia menjadi yang pertama dari era itu. Dia akan menjadi Tuhan!

Tetua Pertama menyadari tekanan yang ditimbukan dari situasi ini. Dia sekali lagi memerintahkan Elder Ketiga untuk pergi.Tetua Pertama ingin Tetua ketiga untuk mengontrol Union dan melindungi ras manusia dari Crombell di masa depan.

Penatua Pertama menyesali cara dia memerintah Union. Mungkin jika Tetua Ketiga, yang selalu berhati-hati, memerintah Union maka mereka akan menyadari rencana Crombell sebelumnya.
Elder Ketiga pun pergi. Crombell mencoba membunuhnya tetapi gagal karena dicegah Penatua Pertama.



Chapter selanjutnya Tetua Pertama Melawan Crombell



Sumber :
 http://noblesseforever.blogspot.co.id/2018/04/noblesse-chapter-509-detailed-synopsis.html
http://readnoblesse.com/chapter/noblesse-spoilers-raw-chapter-509/
Spoiler Noblesse 509 Bahasa Indonesia Spoiler Noblesse 509 Bahasa Indonesia Reviewed by Moch Nur Jamil on April 17, 2018 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.