Chapter ini dimulai dengan Frankenstein yang terkejut dengan tawaran Tetua Pertama yang terakhir diketahui menyebut Frankenstain sebagai pengkhianat Union dan sekarang tampaknya dia ingin mengajak Frankenstain kembali bergabung dengan Union.
Tetua Pertama menjawab bahwa dia benar-benar terkesan oleh Frankenstein. Frankenstein, tanpa bergantung pada orang lain, mampu menjadi begitu kuat dan meningkat lebih jauh lagi, Organisasi pun tidak pernah dapat menemukan informasi tentangnya. Jadi Tetua Pertama ingin kemampuannya dijadikan untuk kebaikan umat manusia .
Tetua Ketiga menganalisis bahwa kesetiaan itu tidak benar-benar diperlukan karena Tetua lainnya (yang sekarang sudah mati) tidak pernah setia kepada Union tetapi Union dapat memperoleh banyak manfaat dari mereka. Demikian pula dari Frankenstein yang mereka inginkan hanya kemampuan dan bakatnya. Bukan kesetiaan.
Tetua Pertama mencoba memikat Frankenstein dengan kekuatan dan status yang tak terbayangkan yang akan dimiliki Frankenstein jika dia bergabung dengan Union. Dia bisa menjadi penguasa dan juga bisa memimpin umat manusia untuk menjadi spesies utama di Bumi dengan memusnahkan spesies lain yang telah merusak ras manusia.
Frankenstein mencemooh tawaran itu dengan mengatakan bahwa itu adalah tindakan kejahatan paling keji yang dilakukan pada ras manusia. Dan hanya untuk kekuatan dan status manusia mereka rela berlomba-lomba mengorbankan anggota mereka.
Tetua Pertama agak terkejut oleh penolakan itu. Dia tidak punya pilihan selain membunuh Frankenstein. Pertempuran pun dilanjutkan …
Frankenstein tidak mampu melakukan banyak pertarungan karena separuh perhatiannya digunakan untuk mengendalikan kemarahan Dark Spear yang mencoba untuk melahapnya. dan Dark Spear sendiri mengambil keuntungan dari keadaan Frankenstein yang terluka. Tetua Pertama memperhatikan ini dan mengatakan bahwa senjata yang seharusnya bisa membawa Union ke ranah evolusi ternyata sia-sia karena mencoba untuk melahap tuannya sendiri. dan dia sekarang sama sekali tidak tertarik pada Dark Spear .
Tetua Pertama memberi tahu Frankenstein setelah dia membunuhnya, dia akan membunuh yang lainnya yang telah meninggalkan medan perang. Tetua Pertama juga mengatakan kepadanya bahwa dia akan memusnahkan Noblesse yang sangat Frankenstein pedulikan itu.
Seperti yang kalian tau, Frankenstein mengamuk setelah mendengar pernyataan seperti itu terhadap Tuannya.
Frankenstein menyerang Tetua pertama habis-habisan, dan Tetua Pertama mendapati dirinya terpojok dan tidak memiliki kesempatan melawan balik Frankenstein. Dalam pertarungan yang sengit itu, untuk pertama kalinya Tetua Pertama mengalami cedera.
Frankenstein melemparkan Senjatanya ke Tetua pertama. Namun, Tetua pertama menangkisnya dengan mudah.
Tetua Pertama mengejek Frankenstein dengan mengatakan bahwa itu adalah serangan yang tidak berguna. Frankenstein menganggapnya lucu karena target sebenarnya bukanlah Tetua Pertama tapi Haydn yang ada di belakang Tetua pertama dan Haydn ditembus oleh Dark spear.
Tetua Pertama akhirnya menyadari bahwa Frankenstein Hanya memainkannya. Rencananya adalah mengalihkan perhatian Tetua Pertama agar Frankenstein dapat membunuh Haydn.
Kali ini tidak ada seorang pun bisa menghentikan Dark Spear untuk mendapatkan makanannya.Dark Spear Menyerap Haydn! Tetua Pertama memperhatikan bagaimana kekuatan Frankenstein meningkat setelah Haydn diserap oleh Dark Spear.
Si Iblis menyalahkan Kekasihnya dengan mengatakan bahwa dia merasa diabaikan ketika Tetua Pertama membuangnya sehingga dia pergi dan memilih bawahannya sebagai gantinya.Si Iblis pun tidak mempunyai pilihan selain memenuhi keinginan Kekasihnya! Dan Selanjutnya sasarannya adalah Tetua Pertama.

Frankenstein sebenarnya menganggap Dark Spear sebagai Kekasihnya :v
(yang Jomblo Jangan Ngiri ama si frank). :v
SPOILER NOBLESSE 504 BAHASA INDONESIA
Reviewed by Moch Nur Jamil
on
March 31, 2018
Rating:
Reviewed by Moch Nur Jamil
on
March 31, 2018
Rating:

No comments: